9

Tips Travel ke Luar Negeri Bareng Sahabat

Tips Travel ke Luar Negeri Bareng Sahabat

KOMPAS.com - Apakah Kamu sedang merencanakan perjalanan liburan ke luar negeri bersama sahabat? Tentunya akan menjadi pengalaman sangat menyenangkan mengunjungi tempat baru bersama orang yang sudah sangat Kamu kenal baik secara fisik maupun batin.

Mungkin biasanya Kamu dan sahabatmu sudah biasa melakukan berbagai kegiatan bersama, saling berbagi cerita, hingga memecahkan beragam persoalan bersama.

Mungkin hal-hal ini kemudian membuatmu yakin bahwa melakukan perjalanan jauh bersama sahabat akan menjadi hal yang mudah dan bebas dari beragam masalah.

Namun tunggu dulu! Tak semua yang Kamu pikirkan itu benar. Ada banyak kasus yang menunjukkan beragam konflik yang timbul antara sahabat saat berpergian bersama ke luar negeri.

Dikutip dari situs wellandgood.com, ternyata konflik di tengah perjalanan semacam ini merupakan masalah umum.

“Ketika saya bertanya kepada orang-orang apa yang tampaknya bermasalah dalam perjalanan, jawabannya antara lain: minat dan keinginan yang berbeda, pemikiran negatif yang tak tertahankan, gaya dan rutinitas perjalanan yang berbeda dari hari-hari biasa, dan seterusnya,” isi keterangan dalam artikel berjudul How to Travel With Your Best Friend and Not Hate Each Other by the End of the Trip.

Untuk menghindari pertengkaran selama perjalanan, simak 8 tips penting berikut.

1. Bagi Tanggung Jawab secara Adil

Membagi tanggung jawab secara adil merupakan salah satu hal yang penting. Sehingga Kamu dan sahabatmu tak akan merasa dalam posisi sebagai pemandu wisata.

Hal ini dapat dimulai saat Kamu mulai merencanakan perjalanan, mulai dari menentukan destinasi, memilih penginapan, dan hal-hal teknis lainnya.

Lebih aman lagi jika kamu menulis daftar tugas yang harus diselesaikan sebelum keberangkatan dan membaginya dengan adil. Hal ini akan mengurangi konflik selama perjalanan.

Kemudian jika Kamu dan sahabatmu akan pergi ke negara yang belum pernah dikunjungi, pastikan bahasa apa yang sering dipakai di tempat itu.

Jika sahabatmu lebih mahir berbicara dengan bahasa setempat dibanding Kamu, maka berusahalah mempelajari kosa-kosa kata dasar.

Hal ini akan membuat sahabatmu tak akan merasa hanya sebagai penerjemah. Selain itu dengan menguasai bahasa itu tingkat kepercayaan dirimu juga akan semakin meningkat.

2. Diskusikan Tujuan Perjalanan

Mendiskusikan gaya travelingmu kepada sahabat menjadi salah satu hal yang penting. Karena dengan demikian sahabatmu akan dapat mencoba memahami tipe wisatawan seperti apa kamu, hal-hal apa saja yang kamu sukai dan yang tidak. Dengan demikian kalian akan dapat saling menghargai satu sama lain.

Tak hanya itu, mendiskusikan tujuan perjalanan juga sangat penting. Jika tujuan perjalanan telah sesuai, maka Kamu dan sahabatmu akan semakin mudah menentukan hal-hal yang mendukung perjalanan dan memecahkan masalah-masalah yang mungkin terjadi di tengah perjalanan.

3. Sesekali Gunakan Waktu Pribadi

Berpergian bersama bukan berarti Kamu sama sekali tak boleh terpisah dari sahabatmu. Kamu boleh mengambil waktu beberapa jam untuk bepergian sendiri dan melakukan hal yang kamu suka, namun sahabatmu tidak.

Kamu dan sahabatmu adalah dua pribadi yang berbeda, sehingga tak salah jika kamu menyukai suatu tempat sedangkan sahabatmu tidak. Namun yang pentik komunikasikan hal ini dengan sahabatmu sehingga tak terjadi kesalahpahaman.

4. Bijaklah Membahas Budget Liburan

Kamu dan sahabatmu bisa saja memiliki finansial yang berbeda. Untuk itu, bijaklah dalam membahas mengenai budget liburan. Jangan memaksakan kehendak harus menginap di hotel A, atau terbang dengan maskapai B, dan berkunjung ke destinasi C tanpa mempedulikan keuangan sahabatmu.

5. Bicarakan Mengenai Jam Istirahat

Meski memiliki hubungan sangat dekat, bisa saja staminamu dengan sahabatmu tak sama. Oleh sebab itu membicarakan mengenai waktu istirahat menjadi sangat penting.

Jangan memaksakan kehendak untuk melanjutkan perjalanan saat sahabatmu sudah tak sanggup. Jika tak diperhatikan, hal ini juga berpotensi jadi penyebab pertengkaran.

6. Kamu Adalah Seorang Sahabat, Bukan Pengasuh Anak

Tentu saja, sebagai seorang sahabat kalian harus saling mendukung saat bepergian. Tapi jangan bertingkah berlebihan seolah-olah Kamu adalah orang tua temanmu.

Seorang teman agaknya tak perlu memastikan teman perjalanannya makan secara teratur, selalu mengingatkannya untuk mengenakan jaket, atau menilai apa pun yang dilakukan. Kamu mungkin memiliki niat baik, tetapi ingat temanmu juga sudah dewasa.

7. Jangan Suka Mengeluh

Terlalu banyak mengeluh tentu akan membuat sahabatmu kesal. Daripada mengeluh, lebih baik berdiskusi untuk memecahkan permasalahan yang sedang dihadapi.

Tak hanya itu, keluhan-keluahan itu juga berpotensi akan menimbulkan suasana negatif di tengah perjalanan sehingga perjalananmu justru tak akan menyenangkan.

8. Gunakan Pola Komunikasi yang Benar

Inti dari 7 tips di atas adalah komunikasi. Dengan pola komunikasi yang benar dan tak mementingkan ego pribadi, maka perjalanan akan terasa menyenangkan dan meminimalisir kemungkinan adanya masalah-masalah di sepanjang perjalanan.

Jadi bagaimana, sudah siap ajak sahabatmu jalan-jalan ke luar negeri?

Sumber : Kompas.com