9

Kementerian Pariwisata Promosi Wonderful Indonesia

Kemenpar makin gencar mempromosikan pariwisata di ranah internasional, untuk menarik turis mancanegara. Branding Wonderful Indonesia pun dipromosikan juga melalui situs perjalanan TripAdvisor.

Di era teknologi digital ini, Kemenpar mulai gencar melakukan promosi pariwisata Indonesia dengan memanfaatkan digital marketing. Salah satunya melakukan publikasi dan promosi Wonderful Indonesia pada portal pemberi ulasan wisata dunia, TripAdvisor. Tujuannya untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisman tahun 2015.

"Ini merupakan salah satu cara dalam penguatan pemasaran wisata Indonesia melalui saluran digital," ungkap Asisten Deputi Pengembangan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar, Noviendi Makalam dalam acara Workshop Digital Training for Destination in Indonesia di Sheraton Mustika Yogyakarta Resort and Spa, Rabu (11/11/2015).

Menurutnya, dunia maya yang bersifat tanpa batas dan dapat menjangkau berbagai belahan dunia mampu menyebarkan informasi terutama pariwisata. Dengan adanya pemasaran pariwisata melalui dunia digital, diharapkan kunjungan wisman ke Indonesia semakin meningkat. "Berbagai jenis media yang digunakan Kementerian Pariwisata untuk mendukung pemasaran pariwisata Indonesia seperti media luar ruang, media elektronik, media cetak serta media online," katanya. Menurutnya pemasaran melalui televisi, radio, media cetak, dan media luar ruang masih tetap dilakukan. Namun pemasaran secara digital yang memiliki perbedaaan karakteristik dengan berbagai kelebihan itu perlu dilakukan.

"Keputusan untuk berwisata dan reservasi sekarang sudah sudah dilakukan secara online dan digital. Kita tidak ingin hanya melakukan promosi tapi tidak ada keputusan dari calon wisatawan," kata Noviendi. Dia mengatakan salah satu langkah yang ditempuh Kemenpar dengan pemasaran melalui media dalam jaringan atau online. Pihaknya juga membangun kerjasama dengan situs TripAdvisor. TripAdvisor merupakan portal komunitas wisata terbesar di dunia yang memberikan ulasan-ulasan kepada industri pariwisata dan pertimbangan kepada calon wisatawan untuk menentukan pilihan jenis wisata.